» Perawatan
Pertumbuhan Rambut Bayi
Senin, 24 Desember 2012

Bagaimana proses pertumbuhan rambut bayi?

Berdasarkan literatur, sejak janin berusia sekitar 8 minggu, selubung akar rambut (folikel) mulai terbentuk dan akan terus berkembang hingga lahir. Nah, ketika lahir, umumnya terdapat rambut kepala yang pertama atau rambut sementara (velus) yang tipis dan halus. Kebanyakan, rambut ini akan rontok dengan sendirinya pada minggu-minggu selanjutnya, lalau tumbuhlah rambut permanen.

Selain rambut di kepala, kok ada juga rambut yang tumbuh di tubuh bayi?

Ya, selain rambut yang tumbuh di kepala, ada juga rambut yang tumbuh di tubuh bayi. Dalam bahasa medis, rambut-rambut halus ini disebut lanugo. Lanugo tumbuh di sekujur tubuh bayi kecuali bibir, telapak tangan, dan kaki, serta jari-jari, kuku, dan daerah sekitar kelamin. Rambut halus ini mulai tumbuh sejak janin berusia 5 bulan. Umumnya rambut ini akan rontok sendiri setelah seminggu dilahirkan.

Kembali ke soal rambut di kepala, apa saja yang memengaruhi pertumbuhan rambut?

Pertumbuhan rambut, misalnya soal lebat atau tipisnya, dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya genetik, gizi, hormon, dan lingkungan. Genetik berarti faktor keturunan atau orangtua, yang tak bisa "diutak-atik" lagi. Gizi maksudnya, bila anak kurang gizi tampak dari rambutnya yang kering, merah, dan mudah patah atau rontok sehingga rambutnya tipis. Pengaruh hormon, contohnya bila rambut bayi baru lahir lebat kemungkinan karena pengaruh hormon androgen dari ibunya. Terakhir, faktor lingkungan dimana tingkat polusi yang tinggi serta paparan sinar matahari dapat mengakibatkan tekstur rambut rusak. Atau faktor lingkungan yang tak higienis dapat menimbulkan ketombe atau seboroik yang dapat membuat rambut rontok.

Benarkah olesan minyak kemiri membuat rambut bayi jadi lebih tebal?

Penelitian mengenai hal ini  belum ada. Jadi, belum diketahui apa saja kandungan dan efeknya bila kemiri dioleskan pada rambut. Meskipun merupakan bahan alami, kita tetap mesti berhati-hati kalau-kalau kemiri itu mengiritasi kulit kepala bayi. Ingat, kulit kepala bayi masih rentan dan mudah teriritasi.

Bagaimana perawatan rambut si kecil sehari-hari?

Perawatan kulit kepala dan rambut bayi cukup dilakukan dengan keramas seperlunya secara teratur. Gunakan sampo khusus bayi. Sampo bisa membersihkan minyak dan sisik kepala, selain membuat rambut bayi jadi lebih lemas, gampang disisir, dan tidak kusut. Sampo bayi umumnya bening dan wanginya tidak tajam.

Berikut cara mengeramasi rambut bayi:

  • Gosok perlahan dengan gerakan lembut ke seluruh kulit kepalanya, lalu bilas sampai bersih dengan air suam kuku atau suhu kamar.
  • Untuk bayi kecil, basahi rambutnya dengan semprotan halus atau dengan menuangkan secangkir air. Tambahkan satu-dua tetes sampo dan gosok lembut sampai berbusa. Jangan sampai sampo mengenai matanya. Basuh sampai bersih dengan semprotan lembut atau beberapa cangkir air.
  • Untuk bayi yang sudah dapat berdiri, gunakan topi khusus yang dapat melindungi mata dari aliran air dan sampo saat rambutnya dibilas.

Bagaimana dengan penggunaan kosmetik rambut lainnya seperti hair lotion dan hair tonic?

Fungsi losion atau tonik rambut antara lain untuk mewangikan atau merangsang pertumbuhan rambut. Namun hati-hati, karena perangsang rambut tak dianjurkan untuk kulit bayi yang sensitif. Biasanya, bayi ini punya riwayat alergi atau atopi (asma, bersin-bersin, dan eksim). Jadi, cukup gunakan sampo bayi saja untuk membersihkan kulit kepala.

 

Share |
blog comments powered by Disqus