FirstFlag
MUSIK PEMBAWA CERIA

MUSIK PEMBAWA CERIA

Musik=Alat Terapi

Berlia Eka Sari, ibunda Shahira Danish Ara Rizani (6 bulan)

"Jika Shahira mendengar alunan musik, dia tampak begitu menikmati. Kaki mungilnya diangkat ke sandaran kereta dorong lalu wajahnya yang innocent terlihat serius mendengarkan sampai akhirnya tertidur pulas. Musik juga kami manfaatkan sebagai alat terapi kalau Shahira sedang rewel."

Musik Odong-Odong

Yunitadilyana, ibunda Salma (2)

"Waktu itu Salma mau tidur siang, Sambil minum susu saya usap usap kepalanya agar dia lekas tertidur. Eh, tiba-tiba ada becak odong- odong melintas di depan rumah dengan musiknya yang keras. Salma langsung terbangun, berdiri lantas berjoget-joget di atas kasur. Geli sekali melihatnya. Sedang asyik-asyiknya tertidur kok bisa-bisanya dengar musik langsung joget!"

Buaya Darat Hentikan Tangis

Rosa Elvina Salim, ibunda Muhammad Lukman Ibrahim Salim (1;7)

"Saat lagu 'Buaya Darat'nya Ratu diputar, Lukman yang sedang menangis bisa langsung tertawa lebar. Padahal air matanya masih berlinang lo. Jadinya lucu banget, tertawa tapi ada air matanya! Malah Lukman ikut berteriak-teriak 'Aaat... aaat' sesuai ketukan lagu. Ia pun menggerak-gerakkan tangannya seperti burung yang sedang terbang!"

Keranjingan Lagu SMS

Wawan Trisnohadi, ayah dari Clarissa Luna Maheswari (1;7)

"Sejak bayi setiap kali mendengar alunan musik, tubuh Cluna pasti langsung bergoyang-goyang. Kepala, tangan sampai jari-jarinya juga. Sekarang dia sudah bisa melatunkan sekitar 10 lagu anak-anak, ya meski masih terpatah-patah. Yang jadi favoritnya saat ini adalah lagu dangdut berjudul

Suka Musik India

Yesi Widoyati, ibunda Afzaal Zaydan Ghani (22 bulan)

"Afzaal suka banget musik India. Bahkan dia sampai mengikuti gaya penarinya segala. Tubuhnya muter-muter, kepalanya digeleng-gelengkan lalu kakinya dihentak-hentakkan. Lucu banget!"

Gazali Solahuddin. Foto: Iman/nakita & Dok. Pri

Surat Ayah Ibu edisi:  

buku tamu grup diskusi halaman utama mailing list newsletter halaman muka
Tabloid Nova         Intisari