FirstFlag
YUK, LATIH MOTORIKNYA

Tahukah Anda

Tahukah Anda, agar kelak anak lancar menulis, ia bisa memulainya dengan belajar menjahit, meronce, dan menjelajahi papan alur. Lihatlah kumbang kepik dan gajah yang pinggirnya berlubang-lubang ini. Dengan memasukkan tali tipis ke lubang itu satu persatu, motorik halusnya akan terlatih untuk bekal menulisnya nanti. Begitu pula jika anak diajak meronce buah-buah kayu dengan tali yang ujungnya runcing. Dengan meronce, anak pun bisa diajak belajar menghitung butir-butirnya. Jika dilakukan dengan batang sebesar sumpit, maka kegiatan ini merupakan latihan bagi motorik kasarnya.

Yang tak kalah asyik adalah permainan meja alur. Anak diajak mengikuti alur yang berkelok-kelok agar gerak tangannya menjadi luwes. Buah meja alur ini ada yang berbentuk mobil-mobilan dan aneka satwa agar disukai anak. Latihan motorik halus disertai konsentrasi yang lebih intens bisa diperoleh melalui permainan kawat meliuk. Anak harus memperhatikan warna kawat yang ada untuk bisa memindahkan buah-buah kayu dari satu ujung ke ujung lain. Jadi walaupun kelihatannya mudah, permainan ini sangat menantang.

Untuk melatih motorik kasarnya, ada juga permainan pukul palu yang tak kalah seru. Anak harus memalu patok-patok yang tersedia hingga rata dengan dasar. Setelah itu, dari arah sebaliknya, patok-patok itu bisa dipukul kembali ke posisi semula. Memang seyogyanya anak dilatih motorik kasarnya dulu sebelum meningkat ke latihan motorik halus. Namun, tak masalah juga jika keduanya dilakukan secara bergantian.

Heni Wiradimaja

Koleksi: Ariel Wooden Toys, Jl. Cipinang Indah Villa B-6 Jakarta Timur, 13420, Telp. (021) 819 2430

Foto: Vitri/nakita

Gaya edisi:  

buku tamu grup diskusi halaman utama mailing list newsletter halaman muka
Tabloid Nova         Intisari