|
KLUB PENULIS
Inilah beberapa wadah bagi anak untuk mengembangkan
minat dan bakatnya dalam bidang tulis-menulis.
Dedeh Kurniasih
RUMAH CAHAYA DEPOK
Jl. Keadilan Raya
No. 13 Blok XVI Depok Timur 16418, Telp. (021) 771 2100
Rumah Cahaya (Rumcay) didirikan
oleh Forum Lingkar Pena (FLP), sebuah organisasi yang menaungi
ribuan penulis dari berbagai daerah di Indonesia. FLP memiliki anak
organisasi di hampir setiap provinsi di Indonesia dan di beberapa
negara seperti Hong Kong, Mesir, serta Kanada. Pendirian
perpustakaan yang dibuka untuk umum 20 Februari 2004 ini terkait
dengan keinginan untuk lebih memasyarakatkan budaya membaca dan
menulis.
Rumcay buka di hari kerja, pukul
10.00-17.00 dan di hari libur pukul 10.00-16.00. Koleksi bukunya
beragam, dari komik, cerpen, majalah, novel, hingga buku sains.
Selain leluasa membaca, pengunjung juga dapat mengikuti workshop
pembuatan puisi, cerpen bahkan novel tanpa dipungut biaya. Mereka
juga tak perlu menjadi anggota.
Workshop
yang biasanya diselenggarakan adalah mendongeng dan menceritakan
kembali, juga belajar menulis sinopsis. Workshop diadakan
setiap 3 bulan sekali dengan bimbingan pengurus Rumcay yang
kebanyakan penulis profesional. Selain di Depok, Rumcay juga
terdapat di daerah Penjaringan, Pluit, Jakarta Utara.
RUMAH DUNIA
Komplek Hegar Alam
No. 40 Ciloang, Serang 42118, Banten
Telp. (0254) 224 955
Website: www.rumahdunia.net
Embrio Rumah Dunia berawal dari
perpustakaan keluarga Gola Gong yang bernama asli Heri Hendrayana
Harris (40). Komunitas ini bergerak di bidang pendidikan,
pengembangan jaringan informasi, penerbitan, dokumentasi, dan
ekspresi budaya. Pendirinya antara lain Gola Gong, Tias Tatanka, (Alm.)
Rys Revolta, dan Toto ST Radik.
Pada Maret 2002, perpustakaan yang
dibuka untuk umum sejak tahun 1990-an itu diberi nama Pustakaloka
Rumah Dunia (PRD). Awalnya, perpustakaan hanya berupa koleksi buku
yang ditumpuk pada satu rak sepatu di sebuah kebun terbuka.
Lama-lama dibangunlah pendopo (selesai Juli 2002) di tengah kebun
buah seluas 1000 meter persegi. Bangunan berupa tiga buah
perpustakaan, panggung pertunjukan, mushola, toilet, ruang main dan
toko buku Kedai Buku Jawara. Pada 14 Februari 2004 Rumah Dunia
diresmikan oleh Hj. Cucu Munandar, istri Gubernur Banten kala itu,
Djoko Munandar.
Pusat belajar Rumah Dunia, sebagai
tempat berbagi cinta dan ilmu kepada masyarakat ini terbuka untuk
umum (anak dan dewasa) dari Senin-Jumat, pukul 13.00-17.00, dan
Minggu pukul 12.00-17.00. Kegiatannya bertambah di bidang sastra,
teater, rupa, dan jurnalistik. Gola Gong mengelolanya dengan
berbagai kegiatan dalam kemasan wisata. Kegiatan regulernya dari
Senin-Jumat, ada wisata gambar, wisata bernyanyi, wisata mengarang,
wisata lakon, wisata dongeng dan bahasa Inggris. Kegiatan di hari
Sabtu, Klub Diskusi Rumah Dunia, di hari Minggu pukul 09.00-11.00
adalah kursus singkat jurnalistik, dan kelas menulis pukul
14.00-16.00. Pengajarnya para pengurus yang juga ahli di bidangnya.
RUMBA (RUMAH BACA)
Wahana Pembelajaran
dan Pengembangan Komunitas
Jl. Kembang Lio No.
4 RT 05/13 Kel. Depok, Kec. Pancoran Mas,
Depok 16431, Telp. (021) 7720 6809
Rumba didirikan 8 Agustus 2004 oleh
mahasiswa dan dosen dari jurusan Sosiologi FISIP Universitas
Indonesia, serta masyarakat sekitar Kampung Lio. Berbagai kegiatan
dilakukan sebagai wadah pengembangan masyarakat, di antaranya
perpustakaan, dan bimbingan yang dapat menunjang kelancaran belajar
sekolah anak-anak semisal bahasa Inggris. Ada juga pelatihan
jurnalistik untuk anak. Karya-karya mereka, baik berupa opini,
gambar, clip art dan lainnya diterbitkan tiap dua bulan
sekali dalam Koran Cilik yang dibagikan gratis kepada masyarakat.
Lalu ada kegiatan story telling atau, bercerita putar
film-film pendidikan dan lainnya. Setiap 6 bulan sekali jalan-jalan
keluar atau outbound.
Untuk mengikuti kegiatan ini tak
dipungut biaya. Pelatihan diberikan oleh para relawan seperti
mahasiswa, dosen, maupun mitra Rumba. Pengunjung Rumba kebanyakan
anak usia sekolah dasar sampai remaja. Rumba buka Senin-Minggu dari
pukul 09.00-17.00. |