Khasanah 053/1 : Jangan Sembarang Memestakan Ulang Tahun
Khasanah 053/2 : Pengalaman Para Selebritis
Khasanah 053/3 : Aneka Pesta Anak
Khasanah 053/4 : Merancang Pesta Agar Fun Dan Seru
Khasanah 053/5 : Menyiapkan Anak Ke Pesta Ulang Tahun
Khasanah 053/6 : Hadiah Buat Yang Berulang Tahun
Khasanah 053/7 : Party Time Studio, Di Balik Sukses Pesta Anak


MERANCANG PESTA AGAR FUN DAN SERU

Acaranya bagus, ya. Puas, deh!" komentar para tamu seusai pesta. Nah, bagaimana, sih, menyiapkan pesta ulang tahun anak agar bisa memuaskan semua pihak?

Kunci suksesnya pesta adalah persiapan yang matang. Kelihatannya memang sepele, tapi hal ini justru sangat menentukan kelancaran pesta ulang tahun. Menurut Hanny Mirawati, pemilik party organizer Cherry Red, yang paling penting dalam persiapan pesta ialah dana. Nah, berapa dana yang tersedia? Karena, dari dana tersebut kita bisa mengatur alokasinya dengan benar; berapa untuk tempat pesta, makanan utama dan kue, dekorasi, dan sebagainya. "Jangan, misalnya, makanannya cuma mi doang, tapi mengundang penyanyi terkenal. Atau anak pakai baju mahal, tapi kue ulang tahunnya enggak ada."

Jadi, bila dananya cukup, kita bisa bikin pesta ulang tahun di tempat-tempat mewah semisal hotel atau gedung. Tapi kalau dananya pas-pasan, ya, ulang tahunnya cukup diadakan di rumah. Tak mungkin, kan, membuat sesuatu yang enggak pas dengan dananya? Lagi pula, untuk soal tempat sebenarnya sangat relatif. Toh, anak balita juga belum mengerti. "Mereka tak peduli di mana, yang penting rame, kuenya bagus, atau lihat karakter yang lucu," kata Hanny.

JUMLAH UNDANGAN

Dana pula yang akan menentukan siapa yang akan diundang dan jumlah undangannya. "Kalau dananya besar, selain mengundang teman anak, juga bisa mengundang teman-teman orang tuanya, saudara-saudara, teman adik atau kakak si anak. Tapi kalau pas-pasan, mungkin yang perlu diundang cukup teman anak dan saudara terdekat," tutur Hanny.

Tapi, sebagaimana halnya tempat pesta, banyak-sedikitnya undangan juga tak berpengaruh pada anak yang berulang tahun. "Anak usia segini, kan, biasanya lebih menikmati acara atau kue daripada memperhatikan siapa saja tamunya," ujar Hanny. Kalaupun ada pengaruhnya, paling si anak jadi bingung melihat banyak sekali tamunya. "Tapi biasanya hal ini pun jarang terjadi karena orang tua yang mengundang banyak orang atau mengadakan pesta ulang tahun gede-gedean, biasanya memang sudah sering mengadakan acara semacam itu. Jadi, anaknya pun sudah terbiasa dengan suasana pesta," lanjutnya. Yang pasti, jika undangannya banyak tentu tempatnya pun harus sesuai. Ini berarti, kembali lagi kepada dana. Iya, kan!

Namun begitu, seperti disarankan Dewi Hughes, SPd., dari Hughes Party House, sebaiknya tamu yang diundang sesuai dengan usia anak yang berulang tahun. "Jangan mentang-mentang ibunya saling kenal, lantas semua diundang," katanya saat ditemui dalam kesempatan terpisah. Sebab, bila acaranya dibikin untuk anak usia 3 tahun lantas ada beberapa tamu berusia 8 tahun dan beberapa tamu berusia 1 tahun, kan, repot mengatur permainannya. Bisa-bisa si tamu atau tuan rumahnya malah jadi cepat bosan. Lagi pula, lanjut Hughes, "bila usianya hampir selevel, mereka bisa menyatu dalam permainan."

Jikapun akhirnya orang tua mau mengundang juga tamu yang tak seusia dengan anak yang berulang tahun, saran Hughes, sebaiknya pada saat pesta tuan rumah mengelompokkan anak-anak tersebut. "Siapa yang usianya 3 tahun? Siapa yang sekolahnya di TK A? Siapa yang di TK B?" Dengan demikian, permainannya pun bisa dibedakan, sehingga setiap anak bisa mengikuti permainan dan mendapat hadiah yang merata.

Tentunya, pada saat menentukan tamu yang akan diundang, anak sebaiknya dilibatkan. Terlebih bila si anak sudah berusia 3 tahun ke atas. Tanyakan kepadanya, siapa saja teman-temannya yang akan diundang. Orang tua pun sebaiknya "minta izin" bila ingin mengundang teman-temannya. Bukankah si "empunya" pesta adalah anak yang berulang tahun? Dengan demikian, secara tak langsung orang tua telah mengajari anak untuk menghargai orang lain.

KARTU UNDANGAN

Ini juga menyangkut soal dana, lo. Kendatipun harganya tak terlalu mahal bila dibanding ongkos sewa gedung, misalnya, namun tetap berpengaruh. Jangan sampai kita "kebobolan" hanya gara-gara "mengabaikan" biaya untuk membeli kartu undangan. Biasanya, kan, ada kecenderungan menganggap sepele hal-hal kecil. Lagi pula, bukankah yang terbaik adalah pelaksanaan tak menyimpang dari perencanaan walau sekecil apapun?

Tapi sebenarnya kartu undangan bisa dibuat sendiri, lo. Bahkan, anak pun bisa diminta untuk membuatnya sendiri bila ia sudah bisa menulis atau corat-coret. Bisa juga dilakukan dengan ia yang membuat corat-coret dan ibu/ayah yang menulis. Memang, ini akan merepotkan tapi efek psikologisnya besar, lo, buat anak. "Ia akan merasa bangga," ujar Hanny. Begitu pula dengan kartu ucapan terima kasihnya bisa dibuat sendiri.

Tentu ini bukan suatu keharusan. Bila dananya memang sudah disediakan, tak ada salahnya membeli kartu undangan. Toh, di pasaran banyak sekali dijual kartu undangan dalam berbagai bentuk dan gambar menarik.

MAKANAN YANG PRAKTIS UNTUK ANAK

Urusan pemilihan menu pun tak terlepas dari tersedianya dana. "Enggak lucu, kan, kalau pestanya di gedung atau hotel, tapi kue ulang tahunnya berukuran kecil. Kan, jelas, tak sesuai dengan besarnya ruangan," kata Hanny. Lagi pula pihak hotel atau gedung umumnya sudah menyiapkan menu, termasuk kid's meal (menu anak-anak). Misalnya, mini burger, mini hot dog, puding, sup, dan sebagainya. "Jadi, makanannya lebih bervariasi." Pihak hotel atau gedung juga akan memberi pilihan, semisal menu A untuk dana sekian, paket B untuk dana sekian.

Lain halnya bila dana tersedia hanya cukup untuk mengadakan pesta ulang tahun di rumah, makanannya bisa dipilih yang lebih sederhana semisal kue-kue kecil atau mi. "Kue ulang tahunnya juga enggak usah terlalu gede," lanjut Hanny yang menggeluti party organizer sejak 1990. Yang penting, tegasnya, tuan rumah menyediakan menu yang praktis dan mudah dikonsumsi anak. Jangan semua kuenya mengandung krim sehingga anak jadi belepotan saat memakannya. Wah, repot, dong!

Untuk lebih mengirit dana, kue atau tumpeng ulang tahun bisa dibuat sendiri. Biasanya anak akan senang ketika tahu ibunya secara khusus memasakkan makanan untuk dirinya. Apalagi bila sehari-harinya ibu jarang berlaku demikian sehingga bisa dijadikan "kado" spesial bagi anak. Tapi jangan lupa, lo, untuk melibatkan anak dalam pemilihan menu, minimal untuk kue ulang tahunnya.

WAKTU YANG TEPAT

Nah, kalau yang ini jelas tak menyangkut dana. Kita tinggal mengaturnya dengan jadwal harian anak. Sebaiknya disesuaikan dengan jam main anak. Bisa di pagi hari sekitar jam 11.00 karena biasanya masih segar buat anak dan juga pas dengan waktu makan siang. "Atau, sore hari sekitar jam 4.00 karena anak biasanya sudah bangun dari tidur siang," ujar Hanny. Mengenai harinya, sebaiknya dipilih saat sekeluarga libur agar bisa berkumpul, seperti Sabtu dan Minggu.

Lamanya acara sebaiknya juga disesuaikan dengan kondisi anak. Jangan terlalu lama, cukup 1-2 jam saja. Kadang, kalau sudah capek anak cenderung akan menangis. "Bahkan tak jarang, habis acara tiup lilin, anak sudah diungsikan ke kamar dan tinggal para tamu yang mengikuti acara selanjutnya," tutur Hanny.

Saat akan menentukan tema, langkah paling tepat bila orang tua melibatkan anak. Apalagi, jika ulang tahun direncanakan memakai karakter tokoh kartun tertentu sebagai temanya. "Anak sebaiknya ditanya suka karakter apa. Kendati mungkin anak belum bisa menentukan sendiri, tapi orang tua membantu dengan mencari tahu kesukaannya," ujar Hanny.

Tapi, tegas Hanny, bila orang tua yang memilih tema karakter tertentu, sebaiknya anak dibiasakan dengan karakter tersebut sebelumnya. Semisal, orang tua memilih tokoh Mickey Mouse sebagai tema pesta. Nah, beberapa bulan sebelumnya anak

MENENTUKAN TEMA

diberi mainan Mickey Mouse. "Supaya ketika ulang tahun, anak enggak kaget dan takut. Jadi, anak akan merasa enjoy. Memang sebaiknya jangan menggunakan tema yang serem-serem bagi anak," saran Hanny.

Kecuali itu, penentuan tema juga sangat berpengaruh pada dana yang harus dikeluarkan. Misalnya, kita akan membuat tema pesta kostum, maka harus dipikirkan harga kostum tersebut. Kan, yang berulang tahun harus menggunakan kostum paling pas dibandingkan tamu-tamunya. Biaya ini akan makin membengkak bila kostum tamu harus dipikul oleh tuan rumah. Sebaliknya, bila tamu diwajibkan datang dengan kostum tertentu, kita juga harus memikirkan apakah mereka bersedia datang? Jangan-jangan karena kostumnya terlalu mahal, mereka membatalkan diri datang sehingga acara pesta pun tak meriah lagi.

Berikutnya, pemilihan gift away (oleh-oleh) untuk undangan. "Biasanya dipilih makanan. Tapi ada juga yang mau menjadikan gift away sebagai kenang-kenangan untuk undangan." Misalnya, tas kecil, botol yang diberi nama yang berulang tahun, dan sebagainya. "Nah, ini ujung-ujungnya terbentur pada dana. Mungkin bila makanan atau snack, 10 ribu saja, kan, sudah dapat banyak."

Untuk menyiasatinya, anjur Hanny, "Gift away bisa dibuat dari barang tak terlalu mahal yang dibuat menjadi sesuatu yang unik." Misalnya, celengan plastik. Nah, gambari atau tulisi nama anak yang berulang tahun di celengan tersebut. Bisa juga dengan ditempeli gambar tokoh yang jadi tema pesta. "Jadi, undangan juga akan merasa sayang kalau mau membuangnya karena unik dan enggak bisa dibeli di toko. Sementara makanan, selain sudah biasa, kalau sembarang pilih, bisa-bisa bikin gigi anak sakit atau malah enggak dimakan."

Nah, kini Ibu dan Bapak siap membuat pesta si kecil. Jangan lupa, ya, yang paling penting membuat si kecil dan tamu-tamunya fun.


Hasto Prianggoro/Indah Mulatsih.Foto:Dok.Cherry Red


Kreasi Sendiri


Menyelenggarakan pesta anak, terang Hughes, bisa dilakukan dengan dua cara. Bisa dibikin sendiri atau memakai party organizer. "Yang memakai party organizer biasanya orang tua sibuk atau kurang kreatif." Tapi, kalau orang tua kreatif, acara ultah pun bisa diselenggarakan sendiri, kok. "Bisa dibuat meriah dan fun. Bukan hanya jadi ajang acara tukar kado dan potong kue saja sehingga tak ada kesannya."

Namun, sebelum menyelenggarakan pesta tentukan tema dulu. "Karena dengan tema yang jelas akan jelas pula acaranya mau dibawa ke mana." Cerita bisa dibikin dan kostum serta dekorasinya bisa dibikin sesuai tema tersebut. Demikian pula hal-hal lainnya, seperti kue ulang tahun, kartu undangan, dan kartu ucapan terima kasih.

Tentu saja komplit-tidaknya pesta dan jenis permainan sangat tergantung dari dana yang tersedia. "Kalau memang dana yang tersedia memadai, bisa bikin acara macam-macam dengan hadiah berlimpah." Namun bisa juga diselenggarakan dengan cara sederhana. Misalnya, hanya menyewa kostum tokoh-tokoh cerita, pesulap atau pendongeng.

Untuk itu, perlu kreativitas yang tinggi dari orang tua atau penyelenggara. "Jadi, jangan sampai menyewa pesulap dan pendongeng, tapi alur ceritanya enggak nyambung." Jadi, harus dipikirkan kapan pendongeng dan pesulap bisa masuk ke dalam acara. "Diskusikan dulu isi dongengannya sehingga bisa klop dengan tema pesta." Misalnya dibuat, si pangeran ketemu nenek sihir di hutan. "Eh, ternyata bukan nenek sihir, lo, tapi pesulap. Yuk, kita ketemu pesulapnya." Lantas, masuklah pesulap ini. "Jadi ada rangkaian ceritanya sebelum masuk ke acara sulap atau dongeng. Dengan demikian anak-anak pun bisa fun."

Indah


 

Memakai Jasa Party Organizer

 

Yang paling penting, ujar Hanny, "Pilihlah party organizer profesional, yang benar-benar berkualitas, enggak asal dapat komisi." Karena, organizer inilah yang memilihkan segalanya, dari pembawa acara, kue ulang tahun, dekorasi, sampai makanan.

Bapak-Ibu perlu tahu, organizer harus bertanggung jawab atas berlangsungnya pesta. "Yang ditakutkan, awalnya mereka ikut sibuk memberi saran dan mencarikan segala keperluan, baik kue, dekor, dan sebagainya. Tapi, begitu sudah dibayar, mereka ngilang." Organizer yang berkualitas justru selalu siap pada saat acara berlangsung, "sehingga bila ada sesuatu yang enggak sesuai, dia yang bertanggung jawab, bukan yang punya acara."

Party organizer yang baik biasanya diketahui dari mulut ke mulut. Nah, mereka juga menyediakan paket, dari kue, MC, dekorasi, dan sebagainya. Semua keperluan pesta, mereka yang menyiapkan.

Karena itu, Bu-Pak, jangan asal memilih, semisal dari "iklan-iklan" yang dipasang di pinggir jalan. "Memang enggak semua jelek, tapi kalau ada apa-apa, kita mau komplain ke siapa?" Kalau yang sudah punya nama, tentu mereka akan menjaga nama baik perusahaannya.

Hasto


 

Jangan Mendadak


* Rencana.
Dibuat jauh-jauh hari sebelumnya. Catat setiap keperluan, dari baju, kue, tempat, makanan, acara, dekor, gift, dan sebagainya.
* Rajin bertanya.
Jika belum tahu seluk beluk mengadakan pesta ulang tahun, segeralah rajin bertanya. Belajar dari pengalaman, baik itu sukses maupun gagal, orang lain agar Anda bisa membuat yang terbaik.
* Jaga kesehatan.
Yang tak kalah penting, jaga kesehatan anak beberapa hari sebelum acara agar pada saat acara berlangsung, anak betul-betul fresh.

Hasto